AKIL TIDAK  TERBUKTI MENGGUNAKAN NARKOBA ( APAKAH SAMPAI DISINI KASUS INI BERAKHIR

AKIL TIDAK TERBUKTI MENGGUNAKAN NARKOBA ( APAKAH SAMPAI DISINI KASUS INI BERAKHIR

Kepemilikan Ganja dan Metamfetamin dalam bentuk tablet diruangan Akil Mochtar – Ketua MK, telah terbukti. Sebelumnya banyak pihak yang meragukan Akil mengonsumsi narkoba tersebut. BNN menemukan Narkoba di ruang kerja Akil Mochtar. BNN juga telah melakukan tes urine dan rambut Akil Mochtar di gedung KPK. Hasil dari tes tersebut, Akil terbukti negatif mengkonsumsi kedua jenis narkoba tersebut. Lantas, siapa pemilik sesungguhnya narkoba yang berada di ruang kerja Akil tersebut? Apakah Akil Mochtar memang menyimpan, atau ada pihak-pihak lain yang sengaja menyusupkan narkoba tersebut ke ruang kerja Akil?

 

Pada dasarnya positif maupun negatif hasil test yang dilakukan oleh BNN bukan hal yang wajib  untuk menempatkan Akil beristirahat di balik jeruji besi dan tembok yang tinggi, karena kalau mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Pasal 111 yang berbunyi:

 

Pasal (1)

Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

 

Pasal (2)

Dalam hal perbuatan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

 

Melihat ketentuan yang tersirat dalam rumusan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 111 maka penggeledahan yang berujung pada penemuan 3 linting ganja telah memenuhi unsur menyimpan atau menguasai, akan tetapi untuk memenuhi semua unsur subyektif dan unsur obyektif dalam pasal 111 ini perlu dilakukan penyelidikan lebih komprehensif.

 

Mengenai test yang dilakukan oleh BNN untuk mengetahui apakah Akil negatif atau positif menggunakan barang tersebut sebenarnya jangan terlalu diharapkan untuk mengungkap fakta sebenarnya, pertanyaan kemudian apabila secara jelas bahwa Akil Mochtar bukan pemakai, apakah kasus akan berhenti? karena ganja bisa tidak terdeteksi setelah beberapa lama waktu setelah penggunaan. Dikutip dari http://www.indoganja.com, Orang yang baru saja mengkonsumsi ganja dapat diketahui melalui air seni selama 2 sampai 5 hari. Untuk pengguna berat antara 1 sampai 15 hari dan untuk pengguna ganja dengan lemak tubuh yang tinggi bisa sampai 30 hari. Untuk pemeriksaan melalui sampel rambut bisa sampai 90 hari. Pada pemeriksaan melalui sampel darah, untuk pengguna aktif antara 1 sampai 2 hari. Namun pada penelitian terbaru mengatakan bahwa ganja dapat dideteksi dalam darahmanusia sampai 1 bulan untuk pengguna berat.

 

Bagaimana dengan zat Metamfetamin? Sebenarnya zat-zat Narkoba (mulai opioida atau putaw, metamfetamin atau shabu, MDMA atau ecstacy, kannabinoid atau ganja, sampai beragam zat lainnya), banyak terkandung dalam obat-obat medis, tergantung dari dosis yang dibutuhkan. Oleh sebagian orang, zat-zat tersebut disalah gunakan untuk kesenangan dirinya sendiri. Zat ini pun juga hanya beberapa hari saja bisa terdeteksi seperti ganja.

 

Menurut hemat kami apabila Akil menggunakan ganja atau metamfetamin hari ini, satu minggu kemudian zat tersebut tidak terdekteksi saat di tes urine, maka hal yang harus dilakukan oleh BNN adalah darimana barang itu berasal dan siapakah pemilik sebenarnya? Penemu pertamalah yang tau ketika penggeledahan di lakukan di ruang kerja Akil Mocktar……

 

By:

Pipon Rudiantono, S.H., M.H.

Gigih Setiawan, S.H.

 

Junior Managing Partner at Drs. Harlem Napitupulu, S.H. & Associates

lawyer_surabaya-indonesia

Drs. Harlem Napitupulu, S.H & Associates

LAWYER SURABAYA INDONESIA | KANTOR HUKUM DAN PENGACARA - HARLEM NAPITUPULU

Website: www.harlemnapitupululaw.com

Butuh bantuan hukum ?

Hub (031) 5349097